Pelayan Masjid #Part2

Lanjutan dari tulisan sebelumnya berjudul Pelayan Masjid

Layanan Takmir dapat dilihat dalam 2 Hal
1. Dalam Sikap Personal
2. Dalam Program dan Kegiatan Masjid.

Pertama; Dalam Sikap Personal.

Mindset Takmir sebagai Pelayan Masjid dalam bentuk personal adalah dengan menganggap jamaah sebagai LADANG PAHALA yang besar, saat takmir dalam memberikannya dengan maksimal.
Prinsip 3S (Salam Senyum Sapa) benar2 harus di terapkan saat menjamu tamu2 Allah itu.

Perumpamaan sederhananya, saat kita masuk ke dalam Hotel, Bank atau supermarket.
Perlakuan APA yang kita dapatkan pertama kali?
Sapaan ramah para pegawai lengkap dengan senyum manisnya bukan ?😊.

Lalu, Apa yang kita rasakan?
Tentu saja perasaan kita senang dan nyaman.
Bahkan Hati jomblo yang galaupun bisa menjadi tentram ha ha 😃
Akibatnya kita sama sekali ndak merasa berat berlama-lama disana dan mengikrarkan dalam hati untuk berkunjung kembali.

Ada pengalaman lucu dari seorang teman saat kondisi lagi suntuk, ia pergi ke bank tapi bukan untuk ambil uang atau transaksi keuangan lainnya. Ia kesana cuma nanya ini itu yang ndak penting, demi apa coba, hanya demi mendapatkan senyum dan sapaan ramah dari para pegawainya he he. 😄
Benar2 pintar cari modus ya 😆😆

Dari sini kita melihat betapa sapaan ramah, senyuman dan salam hangat sangat memberikan kesan mendalam dalam hati.
Sehingga membuat “ketagihan” untuk datang kembali.

Coba itu diterapkan di masjid.

Semua Takmir memiiki kebiasan ramah, murah senyum kepada jamaah dan tidak canggung untuk memulai salam terlebih dahulu kepada jamaah, ya semua jamaah termasuk kepada jamaah anak2.
Ada orang baru disapa dengan baik, ada orang yang kebingungan mencari tempat wudhu, mencari mukena atau sarung di tunjukkannya dengan baik dan ramah.

Memang terasa berat bagi yang belum terbiasa, tapi hal berat bukan yang mustahil.

Mungkin bisa mulai dengan menanamkan sikap Husnudhon (Prasangka yang baik) dan memandang jamaah degan Ainur Rahmah (Pandangan Kasih Sayang).
Menganggap mereka yang tua lebih banyak amal ibadahnya dan menganggap yang muda lebih sedikit dosanya.

Dalam Teknis nya, biasakan mengawali tersenyum setiap bertemu jamaah, menjabat erat tangan mereka dan tanyakan kondisinya.

“Apa kabar pak, Sehat?”

atau tanya apa sajalah yg berhubungan dengan mereka, bisa ttg anaknya, menantunya pekerjaannya, hajatannya dan lain sebagainya.

Dan tentu dibarengi sikap peka, jangan sampe nanyakan hal2 yang justru bikin sakit hati jamaah. 😃😄

Takmir adalah perwajahan dari Masjid Jika Takmir ramah maka masjidnya pun di kenal sebagai Masjid Ramah. Begitu pula sebaliknya.

Bersambung …
=========================
=========================
Sahabat Masjid Indonesia memiliki Divisi Fundriser bernama Sahabat Masjid Store atau SMStore. Untuk anda yang ingin tahu lebih terakit produk-produk SMstore yang lain silahkan kunjungi kami di http://bit.ly/Smstore atau wa.me/6285225456136.

Donasi program-program Sahabat Masjid Indonesia bisa melalui Bank Syariah Mandiri 7119879878. Konfirmasi transfer ke bit.ly/ContactCenterSMI.

#TakmirPelayanMasjid
#SahabatMasjidIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *