IMAGE MASJID

Materi yang sering disampaikan oleh Tim Masjid Jogokaryan dalah 3 Tahapan ini:

How to Image
How to Manage
How to Make Succes

Kita bahas yang tahap pertama terlebih dahulu.

How to Image, yaitu bagaimana kita hendak mencintrakan Masjid kita kepada masyarakat?

Apakah kita ingin mencitrakan masjid kita sebagai masjid pusat kajian, masjid pusat informasi, masjid ramah anak, masjid elit, masjid ramah nongkrong anak muda, masjid ramah difable, ramah dhuafa’ dan lain sebagainya?

Pengen semuaaaa… 😎😎
hmmm …
Bisa2 saja, tapi mencapai nya tentu harus bertahap, satu per satu.

Coba kita ambil saja satu contoh, kita pengen memiliki Masjid Ramah Anak
maka yg paling pertama adalah memyamakan frame semangat dan tujuan Masjid ramah anak dengan takmir yang lain. Tanpa pemahamn bersama, biasanya agak sulit untuk merealisasikan.

lalu bikin rencana jangka pendek hingga jangka panjang.

Rencana jangka pendek bisa sekalian dibuat Gebrakan Awal, maka harus dibuat program yang cethar membahana
salah satunya sperti program 40 hari Pejuang Shubuh Kids. demgan program ini masyarakat akan melihat kesan bahwa masjid sangat memilki kepedulian dengan kegiatan Anak2. Dan sekaligus bisa menjadi ajang latihan takmir bagaimana melayani jamaah anak2.

Sukses dengan program ini, siap dengan rencana jangka menengah yakni dengan program tindak lanjut.

Program tindak lanjut bisa berupa pertemuan rutin bagi alumni program sebelumnya. Bisa dibuat kegiatan kelas tahfidz, kegiatan olahraga bersama atau sampe kegiatan Pertemuan orang tua dengan memberikan mereka pelatihan2 parenting.

Sambil jalan, juga bisa program 40 PS Kids ini dilaksanakan rutin satu tahun sekali dan diintegrasikan dengan program TPQ. Dijadikan syarat kelulusan misalkan, yakni bagi santri yang belum pernah menjalani 40 hari berjamah shubuh blum bisa DIWISUDA.
Sehingga TPQ tidak hanya membentuk anak2 yg pandai membaca Al Quran tapi juga rajin Shalat Berjamaah.

Dalam Tahap ini, takmir tetap terus meningkatkan pelayanannya kepada jamaah anak2.

Selanjutnya Program jangka panjang bisa dengan mencanangkan program pengkaderan anak-anak sebagai Remaja2 Masjid. Bisa dimulai dengan pembuatan TPQ atau madrasah diniyah untuk tingkat SLTP.

Lalu memberikan pelatihan2 keorganisasian serta sekali waktu diberi amanah untuk memghandle sebuah event minimal event untuk mereka sendiri.

Jika ini dijalankan dengan baik, 2 hingga 3 tahun kedepan akan terbangun dalam benak masyarakat sebagai MASJID ramah anak, Masjid yang menjadi Sahabat Anak.

Langkah2 sperti ini bisa dilakkan kepada program-program lain. Tinggal pilih, IMAGE apa yang ingin kita bangun kepada umat tentang masjid kita.

Selamat Mencoba

Misbah @Ibnu Bahr
(Marbot Sahabat Masjid Indonesia)

========

Jangan lupa unutk berbelanja di Sahabat Masjid Store. Ingin tahu lebih jauh tentang produk kami, silahkan kunjungi http://bit.ly/Smstore atau wa.me/6285225456136. Happy selling 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *